OUR STORY
Sebuah Malam, Sebuah Pertanyaan
Ingatan itu masih lekat, meski sudah 23 tahun yang lalu. Saat aku masih seorang mahasiswa semester tiga. Ayahku meninggal di pangkuanku karena mengidap kanker hati. Sakit yang tak pernah ia rasakan, seolah dianggapnya tak pernah ada. Ketika itu kakak-kakakku semua di luar kota, kedua adikku pun masih kecil. Bingung, kalut, sedih, dan belasan perasaan lain membuatku justru kebas.
Sekarang tinggal ibuku, 64 tahun, survivor kanker payudara, serangan stroke 3 kali, dan masih saja kuekeuh untuk berdagang, “Aku masih sehat” — setidaknya itu yang beliau yakini. Aku sedikit beruntung, ada adik perempuanku yang sangat berbakti merawat dan menjaganya. Tapi tetap saja beliau ibu kami, bukan hanya milik adik perempuanku.
Walau pun hidup di lain kota, aku pun ingin berbakti.

Kenapa semua informasi yang aku temukan terasa seperti ditujukan untuk dokter — bukan untuk anak yang hanya ingin memastikan ibunya baik-baik saja?
Dari Pertanyaan Itu, Lahirlah Deodei
Kami berbicara dengan ratusan caregiver di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota-kota lainnya. Dan kami menemukan pola yang mengejutkan.
Bukan kurangnya cinta. Bukan kurangnya usaha. Yang kurang adalah arah yang tepat, informasi yang relevan, yang ditulis untuk orang seperti kamu, bukan untuk tenaga medis profesional.
Kami menyadari bahwa produk terbaik lahir dari pain point yang nyata, bukan dari ide yang terdengar bagus di atas kertas. Deodei lahir dari rasa sakit yang kamu dan kami rasakan bersama.
Apa yang Membuat Merawat Orang Tua Terasa Berat?
Dalam penelitian kami, tiga hal paling sering disebut:
Itu bukan kegagalanmu. Itu adalah sistem yang belum pernah dirancang untuk mendukungmu.
“Kita semua membuat keputusan berdasarkan informasi yang ada. Masalahnya, caregiver sering tidak punya informasi yang cukup — atau informasi yang tepat.”


Langkah Pertama: Mengenal Dirimu
Sebelum kamu bisa merawat orang lain dengan baik, kamu perlu memahami dirimu sendiri sebagai caregiver. Itu bukan klise psikologis — itu strategi praktis.
Setiap caregiver punya gaya, kekuatan, dan kelemahan yang berbeda. Ada yang kuat secara logistik tapi rentan secara emosional. Ada yang selalu hadir secara fisik tapi sulit berkomunikasi tentang perasaan. Ada yang terlalu banyak berpikir hingga lupa bertindak.
Quiz Bakti Score dirancang untuk membantu kamu memahami di mana kamu berada — dan ke mana kamu bisa melangkah.
Perjalanan Kita Masih Panjang
Cerita Deodei belum selesai. Ini baru babak pertama.
Ke depan, kami akan hadir dengan produk yang dirancang khusus untuk lansia — pakaian yang memudahkan berpakaian, alat pantau kesehatan yang tidak invasif, dan sistem yang menghubungkanmu dengan layanan kesehatan darurat ketika kamu tidak bisa ada di sana.
Tapi sekarang, cukup satu langkah dulu: kenali dirimu. Dari sana, kami temani sisanya.